Dekatilah Allah..segala urusan menjadi Mudah ingatilah Rasulullah..segala amalan akan dtg hikmah.. sempurnakanlah ibadah...moga hidupmu dicintai Allah..
Wednesday, August 4, 2010
Peringatan buat Pemuda
Jika anda seorang lelaki, jadilah seorang lelaki yang mempunyai sifat-sifat berikut.
1. Kuat amalan agamanya. Menjaga solat fardhu, kerap berjemaah dan solat pada awal waktu. Auratnya juga sentiasa dipelihara dan memakai pakaian yang sopan. Sifat ini boleh dilihat terutama sewaktu bersukan.
2. Akhlaknya baik, iaitu seorang yang nampak tegas, tetapi sebenarnya seorang yang lembut dan mudah bertolak ansur. Pertuturannya juga mesti sopan, melambangkan peribadi dan hatinya yang mulia.
3. Tegas mempertahankan maruahnya. Tidak berkunjung ke tempat-tempat yang boleh menjatuhkan kredibilitinya.
4. Amanah, tidak mengabaikan tugas yang diberikan dan tidak menyalahgunakan kuasa dan kedudukan.
5. Tidak boros, tetapi tidak kedekut. Tahu membelanjakan wang dengan bijaksana.
6. Menjaga mata dengan tidak melihat perempuan lain yang lalu lalang ketika sedang bercakap-cakap.
7. Pergaulan yang terbatas, tidak mengamalkan cara hidup bebas walaupun dia tahu dirinya mampu berbuat demikian.
8. Mempunyai rakan pergaulan yang baik. Rakan pergaulan seseorang itu biasanya sama.
9. Bertanggungjawab. Lihatlah dia dengan keluarga dan ibu bapanya.
10. Wajah yang tenang, tidak kira semasa bercakap atau membuat kerja atau masa kecemasan.LA TAHZAN
wanita SOLEHAH
“ Dan pakaian taqwa itulah yang terbaik”
Wanita yang meletakkan perkara ini di dalam kehidupannya, melapisi diri dengan pakaian langit ini, maka itulah wanta solehah. Lenggok jalannya berlainan, senyum tawanya istimewa, lancer katanya menawan, melihat wajahnya sahaja menggembirakan. Inilah wanita yang terbaik berjalan di atas muka bumi.
“Sebaik-baik wanita adalah Khadijah binti Khuwailid, Fatimah binti Rasulullah, Maryam binti Imran dan Asiyah isteri Firaun”
Maka petunjuk telah diturunkan. Siapakah wanita di dunia ini yang ingin mencontohi keperibadian Khadijah, perjuangan Fatimah, ketabahan Maryam dan kesabaran Asiyah. Wanita solehah hakikatnya amat mengagumkan. Kecintaannya, ketaatannya, kebaikannya, keluhurannya amat menyenangkan hati. Siapakah yang akan mengikuti jejak Khansa? Siapa pula yang akan meneladani si mujahidah Khaulah? Siapa pula hendak membuntuti teladan seorang wanita ansar yang menyatakan kepada Rasulullah kata-kata yang mengharukan sebaik sahaja Rasulullah tiba di Madinah selepas pertarungan yang dasyat di Uhud.
“ Ya Rasulullah, segala kesusahan dan kepayahan itu hilang sebaik sahaja melihat wajahmu”
Sedangkan sebelumnya dia dimaklumkan bahawa Ayahnya, suaminya, pakciknya, abangnya, anaknya telah gugur syahid di dalam medan Uhud yang menggemparkan. Dia tetap teguh dengan keyakinan bahawa bahagia itu hanya terletak pada ALLAH dan Rasulullah. Wanita solehah sememangnya idaman semua lelaki yang mencintai ALLAH dan hidup untuk mendapat redhaNya.
“ Wanita itu dikahwini kerana empat perkara, hartanya, baik keturunannya, kecantikannya dan agamanya. Maka pilih dan kahwinilah yang elok agamanya”
KISAH GHULAM
Pengorbanan seorang budak demi Risalah, dan realiti kisah ini dengan kita
Dari Shuhaib Ar-Rumi radhiallahu ‘anhu, bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Ada seorang raja pada zaman sebelum kalian. Ia memiliki seorang tukang sihir. Ketika tukang sihir itu telah tua, ia berkata kepada sang raja, ‘Sesungguhnya usiaku telah tua dan ajalku telah dekat. Karena itu, utuslah kepadaku seorang anak muda agar aku ajari sihir’. Maka diutuslah seorang pemuda yang kemudian ia ajari sihir. Dan jalan antara raja dengan tukang sihir itu terdapat seorang rahib. Pemuda itu mendatangi sang rahib dan mendengarkan pembicaraannya. Sang pemuda begitu kagum kepada rahib dan pembicaraannya. Begitu ia sampai kepada tukang sihir karena terlambat serta merta ia dipukulnya seraya ditanya, ‘Apa yang menghalangimu?’ Dan bila sampai di rumahnya, keluarganya memukulnya seraya bertanya, ‘Apa yang menghalangimu (sehingga terlambat pulang)?’ Lalu, ia pun mengadukan halnya kepada sang rahib. Rahib berkata, ‘Jika tukang sihir ingin memukulmu katakanlah, aku terlambat karena keluargaku. Dan jika keluargamu hendak memukulmu maka katakanlah, aku terlambat karena (belajar dengan) tukang sihir’.
Suatu kali, ia menyaksikan binatang besar dan menakutkan yang menghalangi jalan manusia, sehingga mereka tidak bisa menyeberang. Maka sang pemuda berkata, ‘Saat ini aku akan mengetahui, apakah perintah ahli sihir lebih dicintai Allah ataukah perintah rahib. Setelah itu ia mengambil batu seraya berkata, ‘Ya Allah, jika perintah rahib lebih engkau cintai dan ridhai daripada perintah tukang sihir maka bunuhlah binatang ini, sehingga manusia bisa menyeberang’. Lalu ia melemparnya, dan binatang itu pun terbunuh kemudian ia pergi. Maka ia beritahukan halnya kepada rahib. Lalu sang rahib berkata, ‘Wahai anakku, kini engkau telah menjadi lebih utama dari diriku. Kelak, engkau akan diuji. Jika engkau diuji maka jangan tunjukkan diriku. Selanjutnya, pemuda itu bisa menyembuhkan orang buta, sopak dan segala jenis penyakit. Allah menyembuhkan mereka melalui kedua tangannya. Alkisah, ada pejabat raja yang tiba-tiba buta. Ia mendengar tentang pemuda itu. Maka ia membawa hadiah yang banyak kepadanya seraya berkata, ‘Sembuhkanlah aku, dan engkau boleh memiliki semua ini! Pemuda itu menjawab, ‘Aku tidak bisa menyembuhkan seseorang. Yang bisa menyembuhkan adalah Allah Azza wa Jalla. Jika Anda beriman kepada Allah dan berdo’a kepadaNya, niscaya Ia akan menyembuhkanmu. Ia lalu beriman dan berdo’a kepada Allah dan sembuh. Kemudian ia datang kepada raja dan duduk di sisinya seperti sedia kala. Sang raja bertanya, ‘Wahai fulan, siapa yang menyembuhkan penglihatanmu?’ Ia menjawab, ‘Tuhanku’. Raja berkata, ‘Saya?’ ‘Tidak, tetapi Tuhanku dan Tuhanmu adalah Allah’, tegasnya. Raja bertanya, ‘Apakah kamu memiliki Tuhan selain diriku?’ Ia menjawab, ‘Ya, Tuhanku dan Tuhanmu adalah Allah’. Demikianlah, sehingga ia terus-menerus disiksa sampai ia menunjukkan kepada sang pemuda. Pemuda itu pun didatangkan. Sang raja berkata, ‘Wahai anakku, sihirmu telah sampai pada tingkat kamu bisa menyembuhkan orang buta, sopak dan berbagai penyakit lainnya’. Sang pemuda menangkis, ‘Aku tidak mampu menyembuhkan seorang pun. Yang menyembuhkan hanyalah Allah Azza wa Jalla. Raja berkata, ‘Aku?’ ‘Tidak!’, kata pemuda. ‘Apakah kamu punya Tuhan selain diriku?’ Ia menjawab, ‘Tuhanku dan Tuhanmu adalah Allah’. Lalu ia pun terus disiksa sehingga ia menunjukkan kepada rahib. Maka rahib itu pun didatangkan. Sang raja berkata, ‘Kembalilah kepada agamamu semula!’ Ia menolak. Lalu di tengah-tengah kepalanya diletakkan gergaji dan ia dibelah menjadi dua. Kepada pejabat raja yang (dulunya) buta juga dikatakan, ‘Kembalilah kepada agamamu semula!’ Ia menolak. Lalu di tengah-tengah kepalanya diletakkan gergaji dan ia dibelah menjadi dua. Kepada sang pemuda juga dikatakan, ‘Kembalilah kepada agamamu semula!’ Ia menolak. Lalu bersama beberapa orang ia dikirim ke gu-nung ini dan itu. (Sebelumnya) sang raja berpetuah, ‘Ketika kalian telah sampai pada puncak gunung maka bila ia kembali kepada agamanya (biarkanlah dia). Jika tidak, maka lemparkanlah dia! Mereka pun berangkat. Ketika sampai di ketinggian gunung, sang pemuda berdo’a, ‘Ya Allah, jagalah diriku dari mereka, sesuai dengan kehendakMu. Tiba-tiba gunung itu mengguncang mereka, sehingga se-muanya tergelincir. Lalu sang pemuda datang mencari sampai bisa bertemu raja kembali. Raja bertanya, ‘Apa yang terjadi dengan kawan-kawanmu?’ Ia menjawab, ‘Allah menjagaku dari mereka’. Kembali ia dikirim bersama beberapa orang dalam sebuah perahu kecil. Raja berkata, ‘Jika kalian berada di tengah lautan (maka biarkanlah ia) jika kembali kepada agamanya semula. Jika tidak, lemparkanlah dia ke laut yang luas dan dalam’. Sang pemuda berdo’a, ‘Ya Allah, jagalah aku dari mereka, sesuai dengan kehendak-Mu’. Akhirnya mereka semua tenggelam dan sang pemuda datang lagi kepada raja. Sang raja bertanya, ‘Apa yang terjadi dengan kawan-kawanmu?’ Ia menjawab, ‘Allah menjagaku dari mereka’. Lalu sang pemuda berkata, ‘Wahai raja, kamu tidak akan bisa membunuhku sehingga engkau melakukan apa yang kuperintahkan. Jika engkau melakukan apa yang aku perintahkan maka engkau akan bisa membunuhku. Jika tidak, engkau tak akan bisa membunuhku’. Raja penasaran, ‘Perintah apa?’ Sang pemuda menjawab, ‘Kumpulkanlah orang-orang di satu padang yang luas, lalu saliblah aku di batang pohon. Setelah itu ambillah anak panah dari wadah panahku, lalu ucapkan, ‘Bismillahi rabbil ghulam (dengan nama Allah, Tuhan sang pemuda). Maka (raja memanahnya) dan anak panah itu tepat mengenai pelipisnya. Pemuda itu meletakkan tangannya di bagian yang kena panah lalu meninggal dunia. Maka orang-orang berkata, ‘Kami beriman kepada Tuhan sang pemuda. Kami beriman kepada Tuhan sang pemuda. Lalu dikatakan kepada raja, ‘Tahukah Anda, sesuatu yang selama ini Anda takut-kan? Kini sesuatu itu telah tiba, semua orang telah beriman. Lalu ia memerintahkan membuat parit-parit di beberapa persimpangan jalan, kemudian dinyalakan api di dalamnya. Dan raja pun bertitah, ‘Siapa yang kembali kepada agama-nya semula, maka biarkanlah dia. Jika tidak, maka lemparkanlah dia ke dalamnya’. Maka orang-orang pun menolaknya sehingga mereka bergantian dilemparkan ke dalamnya. Hingga tibalah giliran seorang wanita bersama bayi yang sedang disusuinya. Sepertinya, ibu itu enggan untuk terjun ke dalam api. Tiba-tiba sang bayi berkata, ‘Bersabarlah wahai ibuku, sesungguhnya engkau berada dalam kebenaran’.” (HR. Ahmad dalam Al-Musnad, 6/16-18, Muslim dan An-Nasa’i dari hadits Hammad bin Salamah. Dan An-Nasa’i serta Hammad bin Zaid menambahkan, yang keduanya dari Tsabit. Dan At-Tirmidzi meriwayatkan dari jalan Abdurrazak dari Ma’mar dari Tsabit dengan sanad darinya. Ibnu Ishaq memasukkannya dalam Sirah dan disebutkan bahwa nama pemuda itu adalah Abdullah bin At-Tamir).
7 golongan yg mendapat lindungan Illahi
Abu Hurairah ra telah meriwayatkan bahawa Rasulullah SAW telah bersabda:
” Terdapat 7 golongan yang akan mendapat lindungan arasyNya pada hari yang tiada lindungan melainkan lindungan daripadaNya. Pemimpin yand adil; pemuda yang masanya dihabiskan untuk beribadah kepada Allah SWT; seseorang yang hatinya terpaut pada masjid; 2 lelaki yang berkasih sayang dan bertemu dan berpisah kerana Allah SWT; lelaki yang digoda oleh perempuan cantik dan berpengaruh untuk melakukan maksiat tetapi dia menolak dengan mengatakan Aku Takutkan Allah; seseorang yang bersedekah dan menyembunyikannya sehinggakan tangan kanannya tidak mengetahui apa yang diberikan oleh tangan kirinya; dan seseorang yang mengingati Allah ketika bersendirian sehinggakan mengalir air matanya kerana Allah SWT.” Riwayat Muslim
Setiap yang dipertanggungjawabkan akan dipersoalkan kembali kelak. Maka bergembiralah kepada mana-mana peminpin yang dapaat berlaku adil. Pemimpin di sini termasuklah seorang suami yang memimpin isteri dan anak-anak. Seorang isteri yang memimpin anak-anaknya dan sebagainya.
2. Pemuda yang membesar dalam ibadah kepada Allah.
Naungan Ilahi ini juga dijanjikan kepada lelaki dan perempuan yang sentiasa hidup dalam ibadah kepada Allah. Sentiasa menyedari bahawa Allah melihat segala perbuatannya. Di mana segalanya di bawah kawalan dan naungan Ilahi.
3. Lelaki yang hatinya sentiasa rindukan (teringat-ingatkan) rumah Allah.
Begitu jua bagi lelaki yang hatinya sentiasa rindukan rumah Allah. Tertunggu-tunggu setiap masa untuk beribadah di dalamnya. Baik untuk sembahyang wajib
lima waktu setiap hari dan untuk ibadah lain.4. Dua orang lelaki yang cinta mencintai kerana Allah bertemu dan berpisah kerana ALLAH.
Dalam satu hadis Rasulullah bersabda: “Allah telah mengutuskan malaikat kepada seorang lelaki semasa dalam perjalanan untuk menziarahi saudaranya kerana Allah”. Lalu malaikat bertanya: “Nak kemana?” Dijawab: “Aku mahu menziarah saudara ku… … ..” Tanya malaikat lagi: Untuk apa?” lelaki itu menjawab: Tiada apa-apa tujuan.” Ditanya lagi: “Apa hubungan dengan kamu?” Lalu dijawab oleh lelaki itu:” Tiada apa-apa hubungan.” Ditanya lagi: ” Apa budinya kepada kamu?” Dijawab:”Tiada apa-apa pun.” Ditanya lagi:” Apa tujuannya?” Lelaki itu menjawab:
” Aku mencintainya kerana Allah.” Berkata malaikat: sesungguhnya Allah telah mengutusku kepada mu untuk memberitahu bahawa kerana kecintaanmu kepadanya maka ALLAH telah mengizinkan kamu memasuki syurgaNYA.” (Riwayat Muslim)
Perasaan sayang dan kasih terhadap orang lain bukan kerana ada tujuan lain. Bukan untuk memikat anak gadisnya atau hartanya, sebaliknya hanya mengharap keredhaan Ilahi. Hanya kerana Allah hubungan ini dieratkan.
5. Lelaki apabila mengingati ALLAH bersendirian menitis airmatanya.Hadirnya perasaan takut kepada ALLAH walaupun bersendirian sehingga menitis airmatanya. Ianya bukan saja-saja tetapi hadir dari hati yang menginsafi kebesaran ALLAH.
6. Seorang lelaki yang dirangsang oleh seorang perempuan berdarjat lagi cantik untuk berzina, lalu ia berkata: “Tidak! Aku takutkan ALLAH” (inni akhofullah)
Sesiapa yang takut untuk berbuat kesalahan, takut kepada ALLAH dan azab api neraka akan sentiasa mendapat perlindungan dari-NYA.
7. Lelaki yang bersedekah dan tidak pula dimegah-megahkannya.Pemberian yang mengharapkan balasan dari Ilahi tidak akan diperbesar-besarkan. sebaliknya akan dilakukan secara tersembunyi. Sehingga digambarkan seolah-olah tangan yang kiri tidak mengetahuinya apa yang disedekahkan oleh tangan kanan. Lupakan kebaikan dan pemberian kita, sebaliknya banyak mengingatkan kesilapan dan kesalah diri kita terhadap ALLAH dan orang lain.
Rebutlah peluang ini, jadilah orang yang beruntung di akhirat. Tiada yang mustahil untuk kita lakukan. Jadilah hambaNYa yang ikhlas dan redha atas segala yang berlaku. Semoga kita semua tergolong dalam golongan orang yang mendapat perlindunganNYA selalu.
Alhamdulillah to all my FRIEND
Alhamdulillah.
Two years waiting and once again F3 MATRI strike their PMR's result with above 10 person got 9A's. Congratulation for all 2007's PMR candidates. May ALLAH bless your result. For PMR 2007, 15 of PMR's candidates got 9As. It is very impressive and explosive comeback after this two years. In 2005 and 2006, MATRI just have 2 person and 9 person who get 9A's. So congratulation agains to all my brothers. I'm very proud of you all.
May ALLAH make your future brightest and full of flying colours. Live with full of dignity of ISLAM.
There the list of who got 9A's from male student
- Ahmad Azhar bin Misran
- Abdul Salim bin Abdul Wahab
- Muhammad Pengiran Badi'uzzaman bin Pengiran Awang Iskandar
- Nazeer Mukhlis bin Zakaria
- Rafhan Ridha bin Md Diah
- Muhammad Shukri
- Abdul Malek
- Hanif bin Tarmidzi
- Amir
Alhamdulillah..SyuKuR
“ Dan sejahteralah bagi mereka yang mengikut petunjuk”
Segala syukur kita rafa’kan kepada ALLAH yang membenarkan kehidupan ini terus berjalan dengan dicurahi nikmat Iman dan ISLAM yang membuak-buak. Selawat dan salam pula saya utuskan kepada Rasulullah S.A.W. yang amat dirindui dan dicintai lagi dikasihi. Dengan curahan keringat dan darah baginda serta para sahabat, nikmat Iman dan ISLAM itu sampai kepada kita.
Ini adalah sesi khas untuk kepada mereka yang menghina orang-orang yang berdiri di atas landasan perjuangan dan dakwah. Semoga ALLAH melembutkan hati kamu.
Saban hari kamu mengumpat dan mencaci. Saban hari kamu mengutuk dan menghina. Lidah kamu tidak pernah penat mencemuh. Kamu mengumpulkan kumpulan membuat bising dan perkara yang tidak menyenangkan. Apabila ditegur kamu diam. Tetapi seterusnya kamu menyebarkan cerita dan kisah yang bukan-bukan tentang si penegur. Yang takut, melakukannya belakang-belakang. Yang perasan dirinya kuat dan bagus, melakukannya secara terang-terangan. Segala aksi dan tingkah kamu pada hakikatnya amat menjelikkan. Kamu fikir kami akan kisah dengan hinaan kamu.
Kadangkala kamu melihat kami melakukan kesilapan. Kadangkala juga kamu melihat kami ini hilang kesabaran. Kadangkala kamu melihat kami juga punya kelemahan. Maka kamu jaja kesilapan, kelemahan kami ini kepada semua orang dengan cerita yang ditambah-tambah. Kamu tafsirkan apa yang keluar daripada mulut kami dengan nafsu kamu. Kamu tafsirkan kata-kata orang kepada kami dengan kebencian kamu. Kamu fikir kami akan berhenti daripada kerja-keja ini dengan kerja nista kamu.
Kadangmasa, kamu memonyokkan muka di hadapan kami tika kami bercakap, kamu mengunci mulut memberikan salam apabila berselisih dengan muka yang masam, kamu tidak meminta maaf apabila melakukan sesuatu yang salah walaupun kami yang menghulurkan tangan terlebih dahulu. Kamu fikir kami akan patah hati dengan sikap kamu. Sugguh menjelikkan.
Biarlah aku berkata-kata di sini. Manusia sememangnya punya had kesabaran. Mungkin kamu ingin kami melepaskan kesabaran kami lalu melakukan perkara yang tidak elok serta bercanggah dari prinsip kami. Ketahuilah bahawa sesungguhnya langit itu tetap di atas dan tidak akan berada di bawah. Ketahuilah bahawa mati itu pasti dan bukan tipuan. Sesungguhnya takutlah kepada ALLAH dan DIA tetap akan mengira setiap saat yang berlalu dalam hayat kamu dan kami. Sekiranya kami yang menghukum, mungkin ada yang terlepas. Tetapi ketahuilah apabila ALLAH yang menghukum, maka tidak akan ada apa yang terselindung.
“Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan walau sebesar zarah akan tetap mendapat balasan, dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan walau sebesar zarah akan tetap mendapat balasan”
Kamu terus mencaci, tatapi kami tetap berdiri. Jatuh dengan sikap sebegitu adalah kejatuhan yang rugi lagi hina, jatuh pada jalan perjuangan ini adalah jatuh yang mulia.
Kamu tahu, jika kamu melakukan perkara-perkara yang sebegitu kepada saya, selagi mana kamu tidak hadir di hadapan ini untuk meminta maaf atas segala umpatan kamu, segala caci maki kamu, segala tingkah laku kamu, saya juga tidak akan mengungkai kata maaf. Saya tidak menyimpan benci kepada kamu. Tetapi saya ingin kamu lihat, bahawa apa yang kamu pegang itu adalah sesuatu yang ALLAH murka.
Biarlah. Hutang dengan ALLAH, ALLAH boleh ampunkan. Tetapi jika kamu buat hal dengan manusia, ALLAH juga tidak akan masuk campur untuk mengampunkan. Kita menunggu di padang tempat berkumpul nanti. Kita akan lihat. Kami tetap dengan kerja kami. Kamu dipersilakan mengikutinya bila-bila masa dengan tangan yang terbuka.
Salam akhir, salam penungguan, salam renungan.
post//: ikram amry
TIPS berdakwah dgn badan yg sihat
Diabetes, nasi lemak & teh tarik
NASI lemak secara tidak rasminya sudah menjadi hidangan wajib bagi rakyat Malaysia.
Tiada yang boleh mengatasi keenakan nasi putih yang wangi baunya, dimasak dengan santan kelapa dan dibungkus dalam daun pisang serta diperlazatkan lagi dengan sambal ikan bilis, kacang goreng, telur dan timun yang menyelerakan.
Setelah itu ia disudahi dengan tegukan segelas teh tarik – teh yang manis bersusu. Teh tarik juga secara kebetulan menjadi minuman tidak rasmi bagi rakyat Malaysia.
Tetapi malangnya, mengambil nasi lemak dan teh tarik untuk sarapan pagi setiap hari bukan suatu pilihan yang terbaik dari segi kesihatan. Bacalah seterusnya...
Apa yang terjadi kepada nasi putih dalam badan kita?
Sebaik sahaja ia dimakan, nasi putih akan ditukarkan menjadi glukosa dan akan diserap dengan cepatnya ke saluran darah.
Sebarang peningkatan gula darah akan memberi isyarat kepada pankreas untuk mengeluar dan melepaskan insulin. Hormon ini akan mengarahkan sel-sel untuk mengusap glukosa.
Tanpa insulin, glukosa akan hanyut terapung-apung di sekitar aliran darah, tidak dapat memasuki ke dalam sel-sel yang memerlukannya.
Diabetes akan muncul apabila badan tidak dapat mengeluarkan insulin dengan cukup atau tidak dapat menggunakannya dengan baik.
Nasi putih mengandungi apa yang dikenali sebagai Indeks Glisemik (GI) yang tinggi. Ini bermakna ia akan menyebabkan peningkatan paras gula darah dan insulin secara berlanjutan.
Karbohidrat yang tidak begitu mudah dihadamkan akan menyebabkan peningkatan gula darah dan insulin yang lebih rendah dan lebih perlahan.
Dengan itu, ia memberi kurang tekanan terhadap jentera pembuat insulin dalam badan kita serta membantu mencegah diabetes jenis 2.
Makanan-makanan seperti ini dikatakan mempunyai Indeks Glisemik yang rendah. Contohnya termasuklah gandum asli lengkap, beras perang, lain-lain jenis bijirin yang lengkap, dan kebanyakan kacang dan kekacang.
Sel-sel kita bergantung kepada satu gula tunggal ringkas iaitu glukosa, yang sebahagian besar diperlukan oleh sel-sel berkenaan untuk membina tenaga.
Itulah sebabnya mengapa badan kita mempunyai mekanisme yang rumit untuk memastikan paras glukosa dalam aliran darah tidak menurun terlampau rendah atau melambung naik terlampau tinggi.
Glukosa datangnya daripada pencernaan sukrosa (gula biasa) dan juga daripada karbohidrat seperti nasi, roti, ubi kentang, roti canai, dan lain-lain.
Jenis-jenis diabetes yang berlainan
Satu bentuk diabetes akan berlaku apabila sistem imun menyerang dan melumpuhkan buat selama-lamanya sel-sel pembuat insulin dalam pankreas.
Ini dikenali sebagai diabetes jenis 1 yang pada suatu ketika dahulu dikenali sebagai permulaan juvana (juvenile onset) ataupun diabetes bergantung insulin.
Satu bentuk lagi suka menjalar dalam badan manusia, dan ia mengambil masa bertahun-tahun untuk berkembang menjadi penyakit diabetes sepenuhnya.
Ia bermula apabila otot dan sel-sel lain berhenti memberi tindak balas terhadap isyarat buka pintu untuk glukosa yang diberikan oleh insulin.
Badan bertindak balas dengan membuat lebih banyak lagi insulin, sebenarnya ia cuba menggasak dan memaksa gula darah ke dalam sel-sel.
Akhirnya, sel-sel pembuat insulin menjadi lemah dan mengalami kegagalan. Ini dikenali sebagai diabetes jenis 2.
Mereka yang menghidapi pradiabetes mempunyai paras glukosa darah yang lebih tinggi daripada normal tetapi tidak cukup tinggi untuk disahkan sebagai pesakit diabetes sepenuhnya.
Penghidap pradiabetes mempunyai glukosa semasa berpuasa yang terjejas (6.1 hingga kurang daripada 7mmol/l).
Pada paras ini ia mengisyaratkan wujud risiko tinggi untuk menghidapi diabetes jenis 2 dalam masa 10 tahun yang berikutnya.
Sama ada pradiabetes akan berkembang menjadi diabetes jenis 2 sepenuhnya, sebahagian besarnya bergantung kepada individu itu sendiri yang seharusnya mengambil perhatian terhadap berat badan dan kegiatan senaman.
Cara pemakanan bukan sahaja dapat mencegah pradiabetes daripada menjadi diabetes, tetapi juga dapat mengembalikan semula paras glukosa darah ke julat yang normal.
Langkah-langkah yang mudah
Dengan melakukan beberapa perubahan boleh mengurangkan secara mendadak kemungkinan untuk menghidapi diabetes jenis 2. Contoh-contohnya termasuklah:
Kawal berat badan anda. Berat badan berlebihan merupakan satu penyebab yang paling penting bagi diabetes jenis 2.
Mempunyai berat badan berlebihan akan meningkatkan tujuh kali ganda kemungkinan untuk menghidapi diabetes jenis 2.
Berbadan gemuk akan membuatkan anda 20 hingga 40 kali lebih berkemungkinan untuk menghidapi diabetes berbanding dengan mempunyai berat badan yang sihat.
Mengurangkan berat badan boleh membantu sekiranya berat badan anda berada di atas paras berat badan yang sihat.
Mengurangkan 7 hingga 10 peratus daripada berat badan anda sekarang dapat menurunkan separuh kemungkinan untuk anda menghidapi diabetes jenis 2.
Bertindak sekarang. Ketidakaktifan menggalakkan diabetes jenis 2.
Bagi setiap dua jam anda duduk menonton TV selain daripada melakukan kegiatan aktif lain, akan meningkatkan kemungkinan untuk menghidapi diabetes sebanyak 14 peratus.
Menggiatkan otot-otot anda dengan kerap dan membuatkannya bekerja lebih keras akan meningkatkan keupayaannya untuk menggunakan insulin dan menyerap glukosa.
Ini akan mengurangkan tekanan ke atas sel-sel pembuat insulin anda.
Perbaiki cara pemakanan anda. Perubahan terhadap cara pemakanan boleh mendatangkan kesan yang besar terhadap risiko diabetes jenis 2.
Pilihlah produk yang berbijirin lengkap berbanding karbohidrat yang diproses seperti nasi putih, roti putih, roti canai, kuih-muih, dan lain-lain.
Makan lebih banyak buah-buahan dan sayur-sayuran segar. Lagi banyak warna lagi baik.
Adalah penting juga untuk mengurangkan pengambilan gula yang bertapis (gula putih). Apabila minum teh tarik, minta kurangkan gula atau kurangkan minum teh tarik.
Suplemen-suplemen nutrisi. Membekalkan pesakit diabetes dan pradiabetes dengan nutrien-nutrien penting terbukti dapat memperbaiki pengawalan gula di samping mencegah atau mengurangkan perkembangan komplikasi-komplikasi diabetes.
Contoh khusus nutrien-nutrien penting yang diperlukan oleh pesakit diabetes dan pradiabetes dengan jumlah yang lebih tinggi daripada yang terdapat dalam formula multivitamin dan mineral harian biasa – Vanadil Sulfat, Kromium, Biotin, vitamin B1, B6, B12, Niacinamide, vitamin C, vitamin E, Mangan, Zink dan Selenium.
Rintihan Hamba
dalam aku terbuai,
kau memampir,
dalam aku terlalai,
gundah hati ini,
merasa galau tak terperi,
menitis air kalbu,
adakah ini sindiranMu?
aku khianat pada masa,
aku belot pada nyawa,
namun kau tetap memanjang masa,
sehingga Ramadhan mendekat tiba,
Pintu taubatmu terbuka,
untuk aku yang alpa,
oh besarnya,
tak terperi kasihmu kepada hamba,
Peluang ini,
akan kugenggam,
andai jatuh,
akanku deram,
Berikan aku kekuatan,
dengan tongkat pemberiaMu,
agar aku bisa berlari,
memasuki dewan pengampunanMu
eVeRy Day
Everyday as I wake up at dawn
My mind starts working the moment I yawn
There were many things to do, o dear!
That¡¦s why I hastily did my Subuh prayer
I didn¡¦t have the time to sit longer to praise the lord
To me rushing out after prayer is nothing odd.
Since school I had been busy every minute
Completing my tutorials and handing it in
My studies took up most of my time always
Minimum time did I have to Allah to pray
Too many things to do, and zikir is rare,
For Allah, I really had no time to spare.
When I grew up and started my degree
Studying all day to secure my future
When I reached home, I prefer to have fun,
I chatted on the phone, on the yahoo messenger,
But I didn¡¦t read much the book of heart, the Quran,
I spent too much time surfing the internet,
Sad to say my faith was falling flat.
The only time I have left is weekends
During which I prefer window shopping with friends
Or better yet I prefer to sit back and enjoy my cds and dvds
I couldn¡¦t spare time to go to usrahs and daurahs
I¡¦m too BUSY that¡¦s my BIG EXCUSE¡K
I did my five prayers, but did so quickly,
After prayer, I didn¡¦t sit longer to reflect quietly
I didn¡¦t have time to help the needy ones
I was loaded with works as my precious time runs.
My life was already full of stress,
So I didn¡¦t counsel as Muslim in distress,
I didn¡¦t spent much time with muslims that can advice me,
Because I thought, doing so wont help me much,
It will be just a waste of time.
No time to share, with none Muslim about Islam;
Or even to my other fellow muslims who have rights on me,
Even though I know, inviting causes no harm
No time to do sunnah prayers at all
All this contribute to my iman fall¡K
I¡¦m busy here, I¡¦m busy there,
I have no time at all, that¡¦s all I care
I went for religious lesson, just once in a while
Well, at least I do some, my nafs whispers,
Coz I¡¦m too busy making a pile.
I worked all day, I slept all night
Too tired for tahajjud, and it seems no right
To me, studying as a living was already tough
So, I only did basic deeds but that¡¦s not enough.
No time at all, to admire God¡¦s creation
No time to praise Allah, and seek His Compassion
Although I know how short is my life,
For Islam, I really didn¡¦t strive.
Finally the day comes, when the Lord calls for me
And I stood before Him with life history
I feel so guilty because I should have prayed more
I should have invited other muslims to Allah cause
I should strive more to learn about my deen,
Isn¡¦t that what a Muslim live for
To thank Allah and do more good deeds
And the Quran is for us to read.
Now, at JUDGMENT DAY, I¡¦m starting to fret,
I wasted my life but it¡¦s too late to regret,
My entry to paradise depend on my good behavior,
But I have not done enough, nor did proper prayer
My ¡§good deed book¡¨ is given from my right
An angle opens my ¡§book¡¨ and read out my plight.
Then the angle chided me
¡§O You Muslim servant, you are the one
Who is given enough time, yet not much is done
Do you know your faith is loose?
Saying ¡§no time¡¨ is only an excuse.
Your ¡§good deed book¡¨ should be filled up more
With all the good work you stood up for¡K
Hence I only recorded those little good deeds
As I say this, I know your eyes will mist
I was about to write even more, you see¡K
But I did not have the TIME to list¡¨¡K

0 comments:
Post a Comment